Poffertjes, Pancake Mini Khas Belanda yang Menggoda Selera
berkelana.id - Poffertjes adalah camilan manis tradisional dari Belanda yang berbentuk pancake mini mengembang, lembut, dan fluffy. Ukuran kecilnya yang lucu, sekitar 4 cm diameter, membuatnya mudah dimakan dalam jumlah banyak. Biasanya disajikan hangat dengan taburan gula halus dan potongan mentega yang meleleh, poffertjes sering menjadi favorit di pasar malam, festival musim panas, atau pasar Natal di Belanda.
Sejarah dan Asal Usul Poffertjes
Poffertjes memiliki akar sejarah yang panjang di Belanda. Disebutkan pertama kali pada abad ke-18, kemungkinan berasal dari biara-biara Belanda di mana para biarawan menciptakan versi mini dari pancake untuk kebaktian komuni. Saat Revolusi Prancis menyebabkan kelangkaan tepung gandum, mereka menggantinya dengan tepung buckwheat (soba), yang membuat adonan lebih mengembang dan ringan. Nama "poffertjes" sendiri berasal dari suara "pof" saat adonan mengembang di panas.
Pada abad ke-19, poffertjes menjadi makanan jalanan populer di kermis (pekan raya) dan pasar. Kini, stan poffertjes sementara sering muncul di musim dingin, menjual porsi satu atau dua lusin yang dimasak segar di depan pembeli.
Cara Membuat Poffertjes yang Autentik
Rahasia kelembutan poffertjes terletak pada ragi dan tepung buckwheat yang dicampur dengan tepung terigu biasa. Adonan difermentasi sebentar agar mengembang sempurna. Alat khusus bernama poffertjespan (wajan dengan cetakan bulat kecil) diperlukan untuk hasil optimal—cetakan ini lebih kecil daripada pan untuk aebleskiver Denmark.
Resep dasar sederhana:
- Campur tepung terigu, tepung buckwheat, ragi, susu hangat, telur, dan sedikit garam.
- Diamkan adonan 30-60 menit hingga berbusa.
- Panaskan wajan poffertjes dengan mentega, tuang adonan hingga setengah cetakan.
- Balik saat bagian bawah kecokelatan, masak hingga mengembang.
Di supermarket Belanda seperti Albert Heijn, poffertjes siap panas atau campuran instan mudah ditemukan.
Variasi Modern dan Topping Kreatif
Meski tradisional disajikan polos dengan gula bubuk dan mentega, variasi modern semakin beragam. Tambahkan stroberi segar, pisang, whipped cream, Nutella, atau saus cokelat untuk sentuhan kontemporer. Di kafe-kafe, poffertjes sering jadi dessert brunch yang menarik.
Poffertjes di Indonesia: Kue Cubit yang Berkerabat
Melalui sejarah kolonial Belanda, poffertjes masuk ke Indonesia dan berevolusi menjadi kue cubit. Mirip dalam ukuran dan cara masak, kue cubit sering pakai topping seperti meses, keju, atau green tea—lebih manis dan berwarna sesuai selera lokal. Di pasar malam atau pinggir jalan, kue cubit jadi camilan favorit anak muda.
Poffertjes bukan hanya makanan, tapi simbol kegembiraan sederhana dari Belanda yang kini mendunia. Baik dinikmati di pasar Amsterdam atau dibuat di rumah, satu gigit saja cukup buat ketagihan. Coba resepnya sendiri, dan rasakan kehangatan tradisi Belanda di setiap suapan!