Keripik Kelakai, Camilan Khas Kalimantan yang Unik dari Daun Paku Hutan
berkelana.id - Di tengah ragam camilan Indonesia yang berlimpah, keripik kelakai muncul sebagai olahan unik khas Kalimantan Tengah, terutama dari masyarakat Dayak. Keripik ini dibuat dari daun kelakai (Stenochlaena palustris), jenis pakis hutan yang tumbuh liar di rawa-rawa dan sungai Kalimantan. Daun muda kelakai yang segar dipetik, dibalut adonan tepung berbumbu, lalu digoreng hingga renyah. Hasilnya camilan gurih, kriuk, dengan rasa earthy khas sayuran hutan yang sedikit pahit-manis. Keripik kelakai bukan hanya jajanan, melainkan warisan kuliner suku Dayak yang kini jadi oleh-oleh populer Palangkaraya dan sekitarnya. Di era wisata kuliner, keripik ini semakin dikenal berkat promosi UMKM dan media sosial.
Asal-Usul dan Makna Budaya Keripik Kelakai
Kelakai sudah lama jadi makanan pokok suku Dayak, dimasak sebagai sayur atau lalapan. Daunnya kaya nutrisi dan dipercaya punya khasiat obat tradisional seperti anti-diabetes dan anti-inflamasi. Tradisi menggoreng daun kelakai jadi keripik muncul sebagai cara mengawetkan dan menambah variasi camilan.
Di Kalimantan Tengah, keripik kelakai sering dijual di pasar tradisional Palangkaraya atau sebagai oleh-oleh di Bandara Tjilik Riwut. Popularitasnya meningkat sejak 2010-an berkat UMKM yang kemas modern, membuatnya mudah dibawa pulang wisatawan.
Manfaat Nutrisi Keripik Kelakai
Daun kelakai segar kaya:
- Antioksidan tinggi (flavonoid, polifenol) untuk lawan radikal bebas.
- Serat untuk pencernaan.
- Mineral seperti zat besi, kalsium, dan magnesium.
- Vitamin A dan C untuk imun.
Meski digoreng, keripik kelakai lebih sehat daripada keripik kentang karena bahan dasar sayuran. Konsumsi secukupnya untuk hindari kalori minyak goreng.
Proses Pembuatan Keripik Kelakai
Bahan:
- Daun kelakai muda segar.
- Adonan: Tepung terigu/beras, telur, bawang putih, garam, penyedap.
Cara:
- Cuci daun kelakai, tiriskan.
- Balut adonan tipis agar kriuk.
- Goreng minyak panas hingga kecokelatan.
- Tiriskan, kemas vakum untuk awet.
Varian: Pedas dengan cabai bubuk, manis dengan gula, atau original.
Tempat Beli dan Harga Keripik Kelakai
Di Palangkaraya, beli di Pasar Kahayan atau toko oleh-oleh seperti Toko Sinta. Online via Shopee/Tokopedia dari seller Kalteng. Harga Rp 15.000–Rp 35.000 per kemasan 100-200 gram, tergantung varian.
Tips Menikmati Keripik Kelakai
- Cocok teman teh/kopi sore.
- Simpan di tempat kering agar tetap kriuk.
- Coba varian pedas untuk sensasi lebih.
Keripik kelakai adalah bukti kreativitas kuliner Dayak: dari daun hutan liar jadi camilan renyah yang nikmat. Gurih, unik, dan bergizi—wajib coba bagi pecinta jajanan Nusantara. Saat ke Kalimantan Tengah, jangan lupa bawa pulang—rasa hutan asli dalam satu gigitan!